Minggu, 30 November 2014

Pentingnya menjaga Kesehatan telinga

Kesadaran masyarakat untuk masalah dari kesehatan telinga itu harus benar-benar ditingkatkan, masyarakat masih sering menganggap remeh masalah kesehatan salah satu organ manusia ini, padahal jika telinga sakit itu akan benar-benar mengganggu keseharian kita. Beberapa hal yang wajib memperoleh perhatian jika membicarakan tentang gangguan pendengaran yakni ancaman karena paparan suara terlalu bising, kotoran telinga, dan infeksi, di mana kejadian ini banyak menyerang anak-anak dengan usia sekolah.

Kesehatan telinga anak


Pendengaran itu adalah salah satu indera yang vital, terutama untuk anak-anak, karena ketika usia anak-anak, mereka masih perlu menerima banyak informasi juga mempelajarinya. Tetapi seringkali belakangan ini orang-orang sudah mulai mengabaikan masalah kesehatan telinga. Beberapa contoh gangguan pendengaran pada anak contohnya telinga yang budeg karena tersumbat kotoran yang menumpuk, dan masih banyak lagi lainnya.

Serumen atau kotoran telinga adalah hasil produksi dari kelenjar pada liang telinga, partikel debu, dan lepasan kulit. Bau khas dari kotoran telinga ini memang menjaga supaya serangga tak masuk ke telinga. Serumen berwarna coklat kehitaman dan bertekstur lunak. Untuk kepadatannya, serumen dipengaruhi oleh iklim, kondisi lingkungan, faktor keturunan, dan usia. Posisi serumen ini ada di 1/3 luar dari liang telinga. Dan serumen dapat mengembang sampai menutup seluruh telinga serta mengakibatkan terjadinya ketulian ringan sampai sedang. Anda dapat melihat contohnya saat anak-anak berenang, kotoran pada telinga tersebut akan mengembang dikarenakan air kemudian mengeras. Contohnya saja anak-anak yang hidup di daerah pedesaan dan gemar bermain di sungai, maupun anak-anak yang hidup di daerah pesisir laut dan pantai, mereka lebih sering mengalami masalah yang namanya telinga tersumbat kotoran.

Tips menjaga kesehatan telinga Anda

Salah satu tips untuk menjaga kesehatan dari telinga Anda adalah dengan membersihkan bagian luar dari telinga dengan rajin. Di keadaan yang normal, telinga itu seharusnya mempunyai kemampuan membersihkan sendiri, namun bentuk lubang telinga dengan sudut dan lapisan bulu halus itulah yang menjaga supaya tak ada kotoran berlebih menumpuk pada telinga Anda. Oleh karena itu, maka Anda tak perlu repot lagi harus membersihkan telinga pada bagian dalam, cukup bagian luarnya saja sudah bagus, dan harus dilakukan rutin. Bagian luar telinga maksudnya yaitu bagian dari daun telinga hingga luar dari lubang telinga Anda. tetapi, apabila dirasa kotoran telinga sudah mulai menumpuk serta menyebabkan gangguan pendengaran, terasa sulit mendengar, maka itu waktunya bagi Anda untuk membersihkan juga bagian dalam telinga, jika mau penanganan yang lebih aman dan tepat, jangan dikorek sendiri melainkan pergilah ke dokter THT (Telinga Hidung Tenggorokan). Itu jauh lebih direkomendasikan dibandingkan nanti karena mengorek sendiri akhirnya luka dan terjadi infeksi pada telinga Anda.

Kebiasaan suka mengorek daerah dalam telinga itu tidak bagus, walaupun menggunakan cotton bud yang lembut maupun alat pembersih telinga lain yang memakai bahan keras dalam pembuatannya (Banyak dijual di pasaran), kesemua itu benar-benar tak direkomendasikan. Cotton bud dengan ukuran besar itu dapat mendorong kotoran telinga Anda menjadi lebih masuk ke dalam kemudian akhirnya menumpuk dan akan tambah sulit untuk dibersihkan. Kotoran telinga yang sudah menumpuk pada bagian dalam akhirnya berpotensi negatif menutup saluran dari telinga dan mengakibatkan pendengaran Anda menjadi terganggu. Selain itu, jika keasyikan, Anda bisa saja menggunakan cotton bud terlalu dalam hingga akhirnya terkena dan melukai gendang telinga di mana gendang telinga ini merupakan bagian yang sensitif dari telinga dan harus benar-benar dijaga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar